Bouroq Indonesia – Mengenal SOOHOO, brand yang lahir dari pengalaman Michi Momo menjadi seorang ibu

Dibalik brand bernama SOOHOO, Michi Momo punya banyak cerita yang menginspirasinya untuk membentuk brand ini!

Jika Anda sering men-scroll TikTok atau Instagram tentang skincare lokal, nama Michi Momo pasti sudah tidak asing lagi. Selain dikenal sebagai konten kreator, Michi juga punya peran lain yang tak kalah penting yakni pendiri SOOHOO, brand perawatan tubuh lokal yang lahir dari pengalamannya sendiri sebagai seorang ibu. Menariknya, SOOHOO bukanlah brand yang muncul dari sekadar tren, melainkan dari kebutuhan pribadi yang dialami langsung oleh Michi saat tengah mengandung anak pertamanya. Nah, untuk mengenal sosok di balik brand ini dan bagaimana perjalanan SOOHOO, simak yuk obrolanku bersama Michi Momo!

Awal Mulai SOOHOO, Lahir dari Kehamilan Michi

Semua berawal dari kehamilan Michi yang ternyata menjadi titik balik penting bagi kelahiran SOOHOO. Saat itu, Michi sedang mengandung anak pertamanya, Soo Ah, dan ia merasa pilihan minyak stretch mark lokal premium dan body butter, baik dari segi bahan maupun penelitiannya, masih sangat terbatas di pasaran. Dari kekosongan itu, ia melihat peluang yang belum banyak terjawab dan akhirnya memutuskan untuk mengisinya sendiri. Seluruh proses pengembangan produk pertama SOOHOO berlangsung selama masa kehamilan Michi hingga melahirkan dan sekitar satu tahun kemudian, SOOHOO resmi lahir.

Arti di balik nama SOOHOO sangat pribadi

Nama SOOHOO sendiri ternyata mempunyai kisah pribadi yang manis banget. Nama ini diambil dari “Soo Ah Hoo” (수아후), yang berarti “setelah Soo Ah”. Maka tak heran jika Michi kerap menyebut SOOHOO sebagai “bayi kedua”. Selain dalam arti pribadi, Michi juga menyukai pengucapan SOOHOO yang terdengar seperti kata “suhu” dalam bahasa Indonesia yang menggambarkan kehangatan namun juga identik dengan seseorang yang ahli di bidangnya. Dari situlah SOOHOO awalnya ditujukan untuk menjadi brand yang hangat dan dekat dengan konsumennya, namun tetap didukung oleh teknologi dan penelitian yang serius, dengan mempertimbangkan iklim tropis dan karakteristik kulit masyarakat Indonesia.

Di balik produknya, SOOHOO memiliki filosofi yang sebenarnya cukup sederhana namun diterapkan secara konsisten. Michi ingin SOOHOO selalu menghadirkan inovasi berbasis teknologi terkini, menggunakan bahan-bahan premium, aman digunakan oleh berbagai kalangan, dan tentunya dirancang khusus untuk kebutuhan kulit Indonesia. Namun lebih dari sekadar menjual produk, Michi punya ambisi lebih besar lagi. Ia ingin SOOHOO bisa menemani setiap fase perjalanan hidup seorang wanita, apapun tahapan kehidupan yang mereka jalani, tidak hanya soal kehamilan.

Baca juga: Ada Cooling Lip Serum dari Wardah, intip lineup makeup & skincare terbaru bulan ini

Inspirasi Produk SOOHOO Datang

Soal inspirasi produk baru, Michi selalu mencari sesuatu yang belum banyak ditemukan di Indonesia. Ia banyak mengeksplorasi ide-ide mulai dari perkembangan industri kecantikan global, baik dari segi tekstur yang unik, bahan-bahan yang sebenarnya bagus namun masih diremehkan, hingga teknologi baru yang belum banyak digunakan di pasar lokal. Cara Michi dalam menyaring ide juga sederhana namun efektif, yaitu selalu bertanya pada diri sendiri, “Seandainya saya konsumen yang melihat produk ini, apakah saya tertarik untuk mencobanya?” Jika jawabannya ya, biasanya itu merupakan sinyal kuat untuk pengembangan lebih lanjut.

Tantangan Pemasaran di Awal Perjalanan Merek

Membangun brand dari awal tentu bukan tanpa tantangan bukan? Bagi Michi Momo, pemasaran adalah tantangan terbesar di masa-masa awal. Di tengah era digital yang super kompetitif, banyak brand lokal lain yang juga punya produk bagus. Sehingga, ia harus memikirkan bagaimana cara membuat orang ingin berhenti sejenak dan akhirnya ingin mencoba produk baru yang belum mereka kenal. Untungnya, platform Michi sebagai seorang konten kreator cukup membantu dalam memperkenalkan SOOHOO kepada para audiensnya, serta menambah dukungan dari teman-teman dan orang-orang terdekatnya yang berbagi tentang brand ini. Namun yang akhirnya menjadi kekuatan terbesar SOOHOO adalah testimoni dan pengalaman nyata dari pelanggan dan momen paling membahagiakan bagi Michi adalah ketika seseorang menyukai SOOHOO tanpa mengetahui bahwa itu adalah brand miliknya sendiri.

Menyeimbangkan Peran sebagai Ibu, Pencipta, dan Pengusaha

Menjalani peran sebagai ibu, pembuat konten, dan pebisnis sekaligus jelas bukan hal yang mudah. Selain SOOHOO, ia juga mengelola beberapa bisnis lain seperti Bamsae, MOMO Reflexology, dan 55 Pilates Studio, sambil tetap aktif sebagai konten kreator dan menjalankan perannya sebagai ibu dua anak. Michi Momo pun mengakui, tidak ada keseimbangan yang bisa dilakukan 100 persen. Meski demikian, ia berusaha tetap menetapkan prioritas sebaik mungkin, meski ada yang harus dikorbankan, seperti waktu istirahat dan tidur. Namun dalam urusan keluarga, Michi selalu berusaha hadir sepenuhnya sebagai ibu dan istri, karena menurutnya keluarga tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya.

Baca juga: Concealer Kue Setelah Beberapa Jam? Inilah alasan dan solusinya

Bersaing di Industri Perawatan Kulit Yang Ketat

Di tengah kondisi perekonomian yang semakin menantang, semakin besar suatu merek ingin berkembang, maka semakin besar pula kebutuhan untuk terus dilihat dan diingat oleh konsumen. Sedangkan SOOHOO bukanlah brand dengan anggaran pemasaran yang tidak terbatas. Oleh karena itu, Michi mengatakan SOOHOO harus bekerja lebih kreatif dalam membangun awareness, dengan fokus menjaga kualitas produk, memberikan layanan pelanggan terbaik, dan memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman menyenangkan dengan merek ini.

Menurutnya, saat ini rasanya semakin sulit untuk menjadi yang pertama atau satu-satunya di industri skincare, sehingga fokus SOOHOO bukan lagi menjadi yang terbaru, melainkan menjadi yang paling relevan. Tim SOOHOO selalu mengikuti perkembangan teknologi, tren industri dan perubahan kebutuhan konsumen, dengan tetap meyakini bahwa untuk terus berkembang harus terus belajar dan beradaptasi tanpa kehilangan identitas brand itu sendiri.

Kisah pelanggan yang meninggalkan kesan paling membekas di hati Michi

Dari semua feedback yang diterima, ada satu cerita yang paling sering membuat Michi terharu, yakni dari ibu-ibu yang menggunakan produk SOOHOO saat hamil. Banyak orang yang mengirimkan pesan pribadi yang mengatakan bahwa mereka menggunakan produk SOOHOO dari awal kehamilan hingga melahirkan, dan tetap setia menggunakan Belly Oil dan Belly Butter sebagai bagian dari rutinitas perawatan tubuh bahkan setelah melahirkan. Bagi Michi, setiap menerima pesan seperti itu selalu terasa haru, karena ia merasa seperti sedang menyaksikan “anak keduanya” tumbuh dan benar-benar bermanfaat bagi banyak orang.

Harapan Michi untuk Masa Depan SOOHOO

Michi Momo ingin SOOHOO menjadi salah satu brand yang langsung terpikirkan oleh wanita Indonesia setiap kali mencari skincare yang sesuai dengan kebutuhannya. Namun lebih dari sekedar brand besar, Michi berharap SOOHOO dapat terus menemani perjalanan perempuan Indonesia di berbagai fase kehidupan, melalui inovasi dan produk yang semakin lengkap di masa depan.

Nah, kalau kamu penasaran dengan produk-produk SOOHOO dan ingin mencobanya langsung, kamu wajib mampir ke booth The Curated Club di Jakarta X Beauty 2026. Lokasinya di Hall B, Jakarta International Convention Center, ya!

Gambar: Dok. Merek, Instagram @michimomo


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *