iQIYI menghadirkan tayangan baru yang penuh intrik dan menegangkan. Tonton Making Love with Death yang bakal bikin kamu susah keluarnya!
iQIYI Internasional, streaming platform terkemuka di Asia, resmi dirilis pengejek video dan pengejek Poster Cinta Dengan Kematian (Saudari yang Lain). Sejak pertama kali diumumkan, seri Dibintangi oleh Haico Van der Veken, Maxime Bouttier, Teuku Rassya, dan Dinda Kirana membuat netizen penasaran dengan jalan cerita dan konflik antar karakter di dalamnya.
Menggabungkan genre misteri dan drama, serial ini menghadirkan kisah anak kembar yang terpisah sejak lahir, balas dendam, dan hubungan beracun. Setiap karakter mencurigakan dan penuh rahasia. Raya (Haico Van Der Veken), seorang anak yatim piatu yang memiliki kehidupan sulit sejak kecil, terpaksa menjadi penari erotis untuk mencari nafkah. Nasib mempertemukannya dengan Anna, seorang wanita kaya, istri Aldo Ardana (Maxime Bouttier), putri seorang politisi berkuasa yang ambisius dan berbahaya. Ternyata Raya dan Anna merupakan anak kembar yang dipisahkan sejak lahir.
Baca juga: Mendapat Standing Ovation di Festival Film Cannes, Mengapa Film ‘Colony’ Layak Ditunggu?
Namun pertemuan mereka hanya berlangsung sebentar. Nyawa Anna diambil tidak lama kemudian. Raya bertekad mencari kebenaran di balik pembunuhan saudara kembarnya dengan menyamar sebagai Anna dan masuk ke dalam keluarga Ardana. Karena kemungkinan besar, pembunuhnya ada di antara mereka.
‘Making Love with Death’ mengikuti langkah Raya ke keluarga Ardana untuk membalas dendam. Dalam perjalanannya, Raya jatuh cinta pada Aldo. Di sisi lain, kehadiran Bella (Dinda Kirana) dan Ezra (Teuku Rassya) membuat kisah cinta mereka semakin intens. rumit.
“Melalui Making Love with Death, kami ingin menghadirkan serial lokal dengan pendekatan yang lebih berani, baik dari segi karakter maupun konflik yang diangkat. Seri itu mencerminkan hubungan modern yang penuh cinta, pengkhianatan, dan konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil karakter. “Kami berharap penonton tidak hanya menikmati misterinya saja, tapi juga ikut terlibat dalam diskusi dan teori yang berkembang di setiap episodenya,” ujar Ikhsan Sasmita, Head of Original Content Indonesia iQIYI, mengutip dari siaran persnya.
Keunikan karakter

Selain jalan cerita yang penuh misteri, serial ini juga mencuri perhatian lewat akting para pemainnya. Haico Van der Veken, Maxime Bouttier, Dinda Kirana, dan Teuku Rassya sama-sama tampil sangat berbeda dari karakter yang biasa mereka perankan sebelumnya. Lebih berani dan ekspresif.
Haico Van der Veken yang identik dengan karakter manis dan hangat kini tampil sebagai Raya yang diliputi amarah dan dendam saat berusaha mengungkap misteri keluarga Ardana. Karakter ini juga menunjukkan sisi berani Haico, antara lain menjadi penari erotis dan melakukan adegan mesra dengan lawan mainnya.

Sedangkan Maxime Bouttier tampil sebagai Aldo, seorang politikus yang terlihat kalem dan kalem menawan namun sebenarnya menyimpan trauma dan luka batin. Menurut Maxime, karakter Aldo menantang karena berasal dari keluarga yang penuh stres dan konflik psikologis. “Sebenarnya Aldo hanya ingin hidup nyaman dan aman. Namun penonton akan melihat Aldo sebagai sosok yang beracun“katanya.
Baca juga: Setelah 18 Tahun Berkarya, Afgan Hadirkan Konser yang Lebih Personal dan Emosional!
Berbeda dari gambar Gadis kalem dan tokoh protagonis yang selama ini melekat padanya, Dinda Kirana berperan sebagai Bella, tokoh aktris ibu kota yang manipulatif, ambisius, obsesif, dan terlibat dalam hubungan yang penuh pengkhianatan. “Bella perempuan bendera merah Sungguh! Tantangan banget main Bella!” ujar Dinda.
Alasan Jatuh Cinta dengan Kematian harus masuk daftar pantauan Anda!

Setiap karakter dalam serial ini hadir dengan area abu-abu dan agendanya masing-masing, membuat setiap episodenya memuaskan kejutan dalam cerita dan kejutan yang tidak terduga. Bukan sekedar drama cinta biasa, kisahnya diawali dengan kematian misterius yang menyeret para karakternya ke dalam lingkaran rahasia dan konflik keluarga yang intens. Serial ini juga menghadirkan drama emosional dan hubungan relevandimana cinta, kepercayaan, dan pengkhianatan hadir dalam pilihan moral yang tidak selalu hitam putih.
Buat kamu yang penasaran, serial ini akan tayang mulai 29 Mei di iQIYI!
Gambar: iQIYI
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
